100 Perintah-Perintah Dasar di Linux Ubuntu Server dan Fungsinya

Posted on

Perintah-Perintah Dasar di Linux Ubuntu Server

Perintah-Perintah Dasar di Linux Ubuntu Server – Ubuntu sangat terkenal dengan Command Line Interface (CLI). Command Line Interface adalah antar muka yang tidak menyertakan grafik, baik berupa gambar-gambar, animasi-animasi maupun jendela-jendela  yang dapat memanjakan pengguna, melainkan hanya berupa teks yang harus diketikkan oleh pengguna.

Menurut wikipedia, CLI adalah mekanisme interaksi dengan sistem operasi atau perangkat lunak komputer dengan mengetikkan perintah untuk menjalankan tugas tertentu.

Jadi, apabila Anda yang ingin melakukan operasi pada sistem operasi tersebut, misalnya melakukan cut, delete, copy, rename, dan lain-lain, maka Anda cukup megetikkan perintah berupa teks secara manual dan bukan dengan klik menggunakan mos seperti pada interface Graphic User Interface (GUI).

Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux termasuk salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.

Sebagian besar distribusi Linux mendukung banyak bahasa pemrograman. Koleksi peralatan untuk membangun aplikasi dan program-program sistem operasi yang umum terdapat di dalam GNU toolchain, yang terdiri atas GNU Compiler Collection (GCC) dan GNU build system. GCC menyediakan kompilator untuk Ada, C, C++, Java, dan Fortran. Kernel Linux sendiri ditulis untuk dapat dikompilasi oleh GCC. Kompilator tak bebas (proprietary) untuk Linux antara lain adalah Intel C++ Compiler dan IBM XL C/C++ Compiler.

Perintah-Perintah Dasar di Linux Ubuntu Server dan Fungsinya

Berikut ini adalah beberapa kode perintah yang dapat Anda digunakan di sistem operasi Ubuntu pada mode CLI, baik perintah dasar linux ubuntu desktop maupun Server, yang juga banyak untuk bisa digunakan pada distro yang lain. Pada contoh ini saya menggunakan Ubuntu Server.

  1. :q berfungsi untuk keluar dari editor tanpa menyimpan file
  2. :w berfungsi untuk menyimpan file (save)
  3. :wq berfungsi untuk keluar dari editor sekaligus menyimpan file
  4. adduser berfungsi untuk menambah pengguna baru
  5. apropos berfungsi untuk untuk Mencari perintah – perintah atau file yang mengandung huruf yang dimaksud
  6. apropos topic berfungsi untuk menampilkan bantuan manual berdasarkan topik
  7. bc berfungsi untuk menampilkan calculator
  8. bunzip2 berfungsi untuk meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti “bzip2”, digunakan pada file yang besar
  9. cal berfungsi untuk menampilkan/melihat kalender
  10. cat /etc/printcap berfungsi untuk melihat printer yang telah disetup
  11. cat /proc/cpuinfo berfungsi untuk melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata
  12. cat /proc/filesystems berfungsi untuk melihat filesystem yang digunakan
  13. cat /proc/interrupts berfungsi untuk melihat alamat interrupt yang dipakai
  14. cat /proc/version berfungsi untuk melihat Versi dari Linux dan informasi lainnya
  15. cat berfungsi untuk membuat file
  16. cd berfungsi untuk berpindah ke direktori lain
  17. chfn berfungsi untuk Merubah informasi dari user
  18. chmod berfungsi untuk mengatur hak akses suatu file atau direktori
  19. clear berfungsi untuk membersihkan seluruh layar terminal, (sama dengan perintah CLS di DOS)
  20. cp berfungsi untuk menyalin sebuah file
  21. cut berfungsi untuk Mengambil kolom tertentu dari baris-baris masukannya yang ditentukan pada option –c
  22. date berfungsi untuk menampilkan tanggal dan waktu
  23. df -h (disk free) berfungsi untuk melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system
  24. Dmesg berfungsi untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas
  25. du / -bh (disk usage) berfungsi untuk melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori, dimulai dari root
  26. echo $PATH berfungsi untuk melihat isi dari variabel PATH
  27. Echo berfungsi untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file
  28. file berfungsi untuk melihat ekstensi / tipe suatu file yang dimaksud
  29. find / -name berfungsi untuk mencari “namafile” pada komputer anda dimulai dengan direktori /
  30. finger berfungsi untuk melihat informasi user
  31. grep berfungsi untuk mencari kata di dalam suatu file
  32. gunzip berfungsi untuk meng-uncompress sebuah file zip (*.gz” or *.z). dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika anda menginginkan mengompress file
  33. halt berfungsi untuk mematikan sistem
  34. history berfungsi untuk melihat perintah apa saja yang telah digunakan
  35. hostname berfungsi untuk menampilkan nama local host
  36. Id berfungsi untuk melihat ID yang ada di Linux, baik ID dari User, Grup, Device yang terpasang
  37. id username berfungsi untuk mengecek user id (uid) atau group id (gid)
  38. Ifconfig berfungsi untuk melihat informasi pada kartu jaringan, seperti IP address, Mac address, dan lain-lain
  39. kill berfungsi untuk menghentikan proses yang sedang berjalan
  40. last berfungsi untuk melihat user sebelumnya yang telah login di komputer
  41. less berfungsi untuk melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol “q” apabila ingin keluar
  42. ln -s berfungsi untuk membuat Simbolic Links
  43. locate berfungsi untuk mencari suatu file pada direktori lain yang sedang tidak dikunjungi. Catatan : Sebelum menuliskan perintah locate, tuliskan perintah updatedb. Tunggu hingga selesai, baru tuliskan perintah locate
  44. ls -a berfungsi untuk menampilkan semua file atau direktori yang tersembunyi
  45. ls -f berfungsi untuk menampilkan semua file atau direktori tanpa proses shorting
  46. ls –l berfungsi untuk melihat semua file lengkap
  47. Lshw berfungsi untuk melihat hardware komputer
  48. Lspci berfungsi untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer
  49. Lsusb berfungsi untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer
  50. lynx berfungsi untuk melihat file html atau browse ke net dengan text mode
  51. man (manual) berfungsi untuk menampilkan halaman manual untuk semua perintah UNIX
  52. mc berfungsi untuk menjalankan “Midnight Commander” sebagai file manager
  53. mcopy berfungsi untuk menyalin suatu file dari atau ke dos filesystem
  54. mkdir berfungsi untuk membuat direktori baru
  55. more berfungsi untuk untuk melihat isi suatu file
  56. mv berfungsi untuk memindahkan file, bisa juga untuk merubah nama sebuah file
  57. nano berfungsi untuk text editor (notepad)
  58. passwd berfungsi untuk menggunakan password
  59. pg berfungsi untuk melihat isi suatu file dengan fasilitas melihat isi file dari atas dan untuk kebawah menggunakan tombol Enter untuk perlayar
  60. pico –w berfungsi untuk mengedit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap
  61. pr berfungsi untuk mencetak isi file ke printer
  62. ps (print status) berfungsi untuk melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
  63. ps axu berfungsi untuk melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses
  64. pwd berfungsi untuk menampilkan nama direktori dimana Anda sedang berada
  65. reboot berfungsi untuk menghidupkan ulang sistem/kompute
  66. restart berfungsi untuk menjalankan ulang service yang sedang berjalan
  67. rlogin (remote login) berfungsi untuk menghubungkan anda kekomputer lain
  68. rm –f (file remove) berfungsi untuk menghapus file nya saja, tanpa direktori dan subdirektorinya
  69. rm berfungsi untuk menghapus file
  70. rm –r (recursive remove) berfungsi untuk menghapus file, direktori dan subdirektorinya
  71. rmdir berfungsi untuk menghapus direktori
  72. rsh (remote shell) sebagai jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine
  73. rwho –a berfungsi untuk melihat semua user yg login pada network anda
  74. rwho –a berfungsi untuk melihat semua user yg login di network
  75. set berfungsi untuk melihat environment dari user yang aktif
  76. shutdown berfungsi sama seperti halt, digunakan untuk mematikan sistem
  77. sort berfungsi untuk mengurutkan suatu file teks menurut abjad
  78. start berfungsi untuk menjalankan sebuah service
  79. startx berfungsi untuk menjalankan X-window server dan meload default windows manager
  80. stop berfungsi untuk menghentikan sebuah service yang sedang berjalan
  81. sudo berfungsi untuk menjalankan perintah sebagai root
  82. tail berfungsi untuk menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file
  83. talk berfungsi untuk dengan user lain yg sedang login pada mesin kita
  84. tar berfungsi untuk mengekstrak file dengan format *tar.gz *.tgz
  85. tar –zxvf berfungsi untuk meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz atau *.tgz)
  86. telnet berfungsi untuk untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan menggunakan protokol TELNET
  87. time berfungsi untuk melihat jumlah waktu yg ditangani
  88. Top berfungsi untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows
  89. touch berfungsi untuk membuat file baru dalam keadaan kosong
  90. uniq berfungsi untuk Menghilangkan baris – baris berurutan yang mengalami duplikasi
  91. unzip berfungsi untuk mengekstrak atau mengurai file yang dikompress dalam bentuk *.zip
  92. uptime berfungsi untuk melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir
  93. W berfungsi untuk Melihat siapa saja yang sedang Login dengan informasi yang sangat lengkap
  94. wall untuk pengiriman pesan oleh super user
  95. wc berfungsi untuk menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu file
  96. whatis berfungsi untuk menampilkan fungsi dari suatu perintah saja yang dimaksud
  97. whatis addgroup berfungsi untuk untuk mengetahui apa itu addgroup
  98. whatis adduser berfungsi untuk untuk mengetahui apa itu adduser
  99. whatis date berfungsi untuk untuk mengetahui apa itu date
  100. which berfungsi untuk menunjukan lokasi dari suatu perintah

Baca juga : Cara Install Windows XP: Tutorial Beserta Gambar dan Video Terbaru

Kode kombinasi menggunakan tombol keyboard Linux Ubuntu Server mode Command Line Interface (CLI)

  • Ctrl + A untuk ke awal baris yang sedang Anda ketikkan.
  • Ctrl + C Matikan apa pun yang sedang Anda jalankan.
  • Ctrl + D Keluar dari shell saat ini.
  • Ctrl + E Ke akhir baris yang sedang Anda ketikkan.
  • Ctrl + H Seperti backspace.
  • Ctrl + L Membersihkan seluruh layar terminal, seperti perintah clear.
  • Ctrl + R Mencari perintah Anda sebelumnya.
  • Ctrl + U Bersihkan baris sebelum posisi kursor. Kalau Anda di akhir baris, akan menghapus semua barisnya.
  • Ctrl + Z Menaruh apa pun yang Anda jalankan di Terminal ke suspended background process. Fg mengembalikannya.

Penutup

Demikian penjelasan mengenai 100 Perintah-Perintah Dasar di Linux Ubuntu Server yang dijelaskan beserta fungsinya yang biasa banyak digunakan pada distro linux yang bisa anda gunakan untuk bahan referensi makalah, pdf, maupun tugas-tugas lainnya.

Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda mengenai Perintah-Perintah Dasar di Linux Ubuntu Server. Jangan lupa komentar/ share kalau dianggap bermanfaat dan selamat belajar.

Sumber:

  • https://ridwanpirmansah.blogspot.com/2017/02/perintah-linux-ubuntu.html
  • http://raytkj.blogspot.com/2012/03/perintah-perintah-dasar-di-linux-ubuntu.html